Mutiara Hikmah

icon

icon

Minggu, 17 Februari 2013

MAKNA RAHMATAN LIL'ALAMIN

MAKNA RAHMATAN LIL ‘ALAMIN
(Telaah QS Al-Anbiya`(21):107)



MAKALAH PENELITIAN
Disusun untuk Menyelesaikan Tugas Perkuliahan
Mata Kuliah Reading Course









Oleh:
Abu Syuja' Al Ishlahy


SEKOLAH TINGGI ILMU DA’WAH(STID) MOHAMMAD NATSIR JAKARTA
  1434 H / 2013 M




MOTTO:


RASULULLAH (SHALLALLAHU ‘ALAIHI WASALLAM) ADALAH RAHMAT BAGI SELURUH ALAM

{وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ} [الأنبياء: 107]

“ dan Tiadalah Kami mengutus kamu(Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”.( Q.S Al Anbiya’: 107)





Kata Pengantar
Bismillahirrahmanirrahiim

Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan nikmat beserta karunianya, memberi nikmat iman islam, sehingga kita bisa merasakan halawatal iman(maisnya iman), dan nikmat sehat beserta kesempatan kepada kita, sehingga kita bisa beraktifitas dengan penuh semangat maksimal.
Shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang telah mendakwahkan ajaran agama islam ini hingga sampai kepada kita, sehigga kita bisa membedakan yang haq dan yang bathil, kepada keluarga beliau yang thayyibiin ath thahiriin, dan para sahabatnya yang bergelar Radhiyallahu ‘Anhum, serta kepada orang-orang yang selalu mengikuti petunjuk beliau dengan ihsan sampai hari kiamat. Amma Ba’du.
Alhamdulillah, penulis ucapkan rasa syukur kepada Allah karena karya tulis ini bisa diselesaikan dengan pertolongan-Nya dan penuh dengan perjuangan, walaupun masih banyak sekali kekurangan yang mana hal itu adalah semata-mata karena kekurangan ilmu dari penulis sendiri. Maka tak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada:
1.      Ust. Imam Taufiq. M.Pd.I yang dengan sabar mendidik dan membimbing kami dalam mengerjakan tugas reading course ini, sehingga karya ini bisa terselesaikannya.
2.      Abi wa Ummi(Almarhum) yang selalu menjadi inspirasi dalam membangkitkan semangat untuk menuntut ilmu dan selalu berjuang di medan dakwah ilallah ini.
3.      Saudara-saudaraku yang selalu membantu baik dari segi moril maupun materi.
4.      Dan tak lupa seluruh asatidzah juga teman-teman mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah(STID) Mohammad Natsir, yang selalu membantu dengan memberi semangat dan dorongan dalam belajar di kampus dakwah ini, semoga semuanya dicatat sebagai mizanul hasahah dihadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amiin.
Dan yang terakhir penulis berdo’a kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semoga karya yang singkat ini bisa bermanfaat, khususnya bagi penulis sendiri, umumnya bagi pembaca yang budiman dan seluruh kaum muslimin. Amiin.


 Bekasi, 08 Januari 2013 M

       Abu Syuja' Al Ishlahy 




Daftar Isi

Halaman Judul......................................................................................................... 
Motto....................................................................................................................... 
Kata pengantar......................................................................................................... 
Daftar Isi.................................................................................................................. 
BAB I...................................................................................................................... 
Pendahuluan............................................................................................................. 
A. Latar Belakang Masalah............................................................................... 
...... B. Rumusan Masalah........................................................................................ 
C. Tujuan Penelitian.......................................................................................... 
...... D. Kegunaan Penelitian.................................................................................... 
E. Sumber Data................................................................................................
...... F. Sisitematika Penulisan.................................................................................. 
BAB II....................................................................................................................
Surat Al Anbiya’(21): 107.........................................................................................
A.Lafal dan Arti............................................................................................... 
...... B. Khithab (Arah Pembicaraan) Ayat............................................................... 
C. Makna Rahmatan Lil ’Alamin...................................................................... 
......      1. Dari Tinjauan Kamus...............................................................................
......      2. Dari Tinjauan Kitab Tafsir.......................................................................
a) Tafsir Rahmatan                                       ............................................ 
b) Tafsir Al ‘Alamin...................................................................................
BAB III................................................................................................................... 
Analisis.......................................................................................................................
A. Analisis Makna Rahmatan........................................................................... 
...... B. Analisis Makna Al ‘Alamin........................................................................... 
BAB IV................................................................................................................... 
Penutup......................................................................................................................
A. Kesimpulan.................................................................................................. 
...... B. Saran............................................................................................................. 
Daftar Pustaka......................................................................................................... 





BAB I
PENDAHULUAN

A.                 Latar Belakang Masalah

Sebagian besar dari kita kaum muslimin sudah mengetahui bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin. Namun banyak orang menyimpangkan pernyataan ini kepada pemahaman-pemahaman yang salah, Sehingga menimbulkan banyak kesalahan dalam praktek beragama. Hingga mereka loyal kepada kaum kuffar.
Ditengah zaman yang serba fitnah seperti sekarang ini, dalam dunia islam muncul banyak sekali pemahaman-pemahaman ataupun aliran-aliran yang melenceng dari makna islam yang telah dibawa oleh Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam pada 14 abad yang lalu. Walaupun sudah jelas terjadi ketidak sesuaian antara islam yang dibawa Rasulullah dan yang difahami beberapa aliran atau pemahaman tersebut, tetapi mereka mengaku bahwa mereka masih mengikuti apa yang dibawa Rasulullah sehingga hal yang seperti ini menimbulkan perpecahan dalam umat islam itu sendiri.
Islam adalah agama yang Universal sebagaimana Rasulullah adalah diutus untuk makhluk seluruh alam(rahmatan lil’alamin). Memang benar agama islam adalah agama rahmatan lil’alamin, namun banyak orang yang salah kaprah dalam menafsirkannya, sehingga banyak kesalahan dalam memahami praktek beragama bahkan dalam hal yang fundamental yaitu aqidah.
Tugas Nabi Muhammad adalah membawa rahmat bagi sekalian alam, maka itu pulalah risalah agama yang dibawanya. Tegasnya, risalah Islam ialah mendatangkan rahmat buat seluruh alam. Lawan daripada rahmat ialah bencana dan malapetaka. Maka jika dirumuskan ke dalam bentuk kalimat yang menggunakan kata peniadaan, kita akan mendapat pengertian baru tapi lebih tegas bahwa islam itu “bukan bencana alam”. Dengan demikian kehadiran Islam di alam ini bukan untuk bencana dan malapetaka, tetapi untuk keselamatan, untuk kesejahteraan dan untuk kebahagiaan manusia lahir dan batin, baik secara perseorangan maupun secara bersama-sama dalam masyarakat.
            Islam itu ibarat Ratu Adil yang menjadi tumpuan harapan manusia. Ia harus mengangkat manusia dari kehinaan menjadi mulia, menunjuki manusia yang tersesat jalan. Membebaskan manusia dari semua macam kezhaliman, melepaskan manusia dari rantai perbudakan, memerdekakan manusia dari kemiskinan rohani dan materi, dan sebagainya. Tugas Islam memberikan kesuksesan hari depan yang cerah dan penuh harapan. Hingga akhirnya, manusia akan merasakan nikmat dan bahagia karena Islam.
            Kebenaran risalah Islam sebagai rahmat bagi manusia, terletak pada kesempurnaan Islam itu sendiri. Islam adalah dalam satu kesatuan ajaran, ajaran yang satu dengan yang lainnya mempunyai nisbat dan hubungan yang saling berkaitan. Dengan karya tulis yang singkat ini penulis ingin memaparkan tentang makna dari rahmatan lil’alamin yang tedapat pada surat Al Anbiya’(20): 107 menurut pemahaman para ulama’ salaf ash shalih dengan banyak meruju’ kutub at tafasir yang dikarang oleh para ulama’ tersebut.
Terdapat beberapa perbedaan para tokoh dalam memahami makna rahmatan lil’alamin sebagaimana yang terdapat dalam surat Al-Anbiya`(21):107.
Penulis pernah membaca sebuah artikel di internet yang menerangkan bahwa makna rahmatan lil’alamin adalah kasih sayang dan kelembutan, ada pula yang mengatakan bahwa maknanya adalah agama islam ini menjadi rahmat bagi seluruh makhluk, juga Islam sebagai rahmat lil'alamin mengakui eksistensi pluralitas karena islam memandang pluralitas sebagai sunnatullah, dan juga berdalih rahmatan lil’alamin pula orang yang mengatakan bahwa ajaran islam adalah ajaran yang universal dengan makna kebebasan(Liberal) dalam beragama,  sehingga banyak bermunculan penafsiran yang kontemporer yang lebih cenderung kepada kelompok masing-masing ataupun mendukung golongan tertentu saja. Ibnu Mandhur mengatakan bahwa, rahmat artinya kelembutan yang berpadu dengan rasa iba[1]. Atau dengan kata lain rahmat dapat diartikan dengan kasih sayang. Jadi, diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah bentuk kasih sayang Allah kepada seluruh alam termasuk manusia yang ada didalamnya.
Pernyataan bahwa islam adalah agama yang rahmatan lil’alamin sebenarnya adalah kesimpulan dari firman Allah Ta’ala,
“Kami tidak mengutus engkau, wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta”.[2]
                Berdasar dari ayat diatas kemudian muncullah makna-makna rahmatan lil’alamin dari berbagai kalangan tapi dalam karya tulis ini hanya akan dipaparkan pendapat atau penafsiran para ulama’ saja.
B.                 Rumusan Masalah
Berkaitan dengan latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Apakah makna rahmatan lil ‘alamin  dalam surat Al-Anbiya`(21):107 ?
C.                Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna rahmatan lil ‘alamin  yang terdapat dalam surat Al-Anbiya`(21):107
D.                Kegunaan Penelitian
Penelitian ini berguna untuk:
1.      Memenuhi syarat materi tugas “Reading Course”.
2.      Memperluas wawasan ilmu agama khususnya tentang makna Rahmatan lil’alamiin.
3.      Membantu Da’i dan kaum muslimin dalam materi dakwahnya kepada ummat.
4.      Menambah bacaan tentang pemahaman islam.
5.      Menjadi bahan rujukan bagi muslimin pada umumnya dan khususnya bagi mereka yang ingin mengetahui tentang makna rahmatan lil ‘alamin  dalam surat Al-Anbiya`(21):107 berdasarkan pemahaman ulama’ salaf as shalih.
E.     Sumber Data
Data-data dalam penelitian ini bersumber dari Al-Qur`an, kitab-kitab tafsir, hadits, dan buku-buku lain yang membahas tentang makna rahmatan lil’alamiin.

F.     Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah pembaca dalam memahami isi karya tulis ini, penulis menyusun sistematika penulisan menjadi beberapa bab. Bab pertama yang berisi  pendahuluan yang terdiri dari latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, Sumber data dan sistematika penulisan. Kemudian bab kedua menjelaskan tentang pengertian makna rahmatan lil’alamiin beserta pendapat ulama’ mengenai makna rahmatan lil’alamiin. Bab ketiga berisi analisis dalil-dalil dan pendapat para ulama yang telah disebutkan pada bab kedua. Bab keempat. berisi kesimpulan dan saran. Dan yang terakhir adalah daftar pustaka.

2 komentar:

  1. terima kasih, apakah ada syarat2 yang harus di penuhi jika ingin bergabung?

    BalasHapus
  2. yang ingin makalah lengkanya hub: Masy_554@yahoo.co.id

    BalasHapus

 

Sample text